Abadi dan Selalu di Hati
Jikalau aku bisa menuangkan setiap perjalanan hidupku. Akan
aku tulis untuk menghitung setiap perjalanan kisaku dari masa ke masa. Tersorot
masa yang begitu ingin kembali ku ulangi bersama beribu anak negeri yang mendabakan masa depan disinggah sana.
Satu demi satu lembaran mulai dikisahkan tentang kisah
klasik yang menjadi cerita dimasa tua nanti. Aku mulai mengumpulkan setiap
kisah-kisah klasik tentang SMA yang menjadi tempat aku didik.
Berbicara mengenai perasaan, maka seribu bunga akan
kupersembahkan pada almamaterku ini.
Berbicara masalah usia, maka 100 tahunpun jikalau aku boleh maka aku
akan kembali kesini lagi.
Memang aku seorang siswa yang beruntung mengenyam pendidikan
disini. Mungkin masih banyak orang diluar sana yang ingin menjadi bagian kecil
dari keluarga ini. Aku dan sebuah baju biru dongker yang lengkap dengan baret
dan empoletnya duduk dalam sebuah kisah klasik yang ingin selalu dikenang.
Aku tak ingin menunggu waktu yang lama untuk kembali kesini.
Kalaulah aku masih diizinkan, maka ingin rasanya aku melihat setiap gejolak
yang terjadi dari masa kemasa. Belasan tahun yang lalu sekolah ini berdiri,
kini di usianya yang sudah hampir menginjak dua windu tersebut menuai berjuta
prestasi.
Aku salut dan bangga pada almamater ini. Selain siswanya
yang hebat, disini terdapat guru-guru luar biasa yang dimiliki Riau. Setiap
mereka adalah inspirasi dan motivasiku. Aku mulai dikenalkan pada lingkungan
yang menunjang sebuah kehidupan yang indah dimasa depan, tentunya bersama
pembina asrama tebaik yang pernah aku miliki (serma Nasir).
Akhirnya, sebuah keceriaan mulai kurasakan. Jika orang
bertanya, apa yang menjadi kebanggaan dan prestasi alamater SMAN Plus Riau?.
Maka aku menjawab, prestasi sekolahku adalah ketika guru-guru terbaik mampu mendidik
kami menjadi anak negeri yang menjadi harapan bangsa ini.
Maju SMAN Plus Jaya
Indonesia!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar